Muara Teweh – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi dan simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptive Vertica di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan ini diikuti para siswa sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan ujian resmi dalam waktu dekat. Turut hadir Pengelola Data dan Informasi Balai Bahasa Kalteng, Pino A. Md, dan Winda Yulistria.
Penyuluh Bahasa Balai Bahasa Kalteng, Farhan Rusli Fadloli, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta terkait tata cara dan sistem pelaksanaan UKBI sebelum ujian sebenarnya.
“Melalui sosialisasi dan simulasi ini, peserta dapat mengetahui cara menjawab soal dan mengenali sistem ujian. Kami ingin memastikan semua berjalan lancar,” ujarnya.
Farhan menambahkan, data peserta yang telah dikumpulkan melalui guru akan digunakan untuk pendaftaran resmi UKBI, sementara jadwal ujian menunggu penetapan dari Balai Bahasa pusat.
“Saat ini jadwal masih disesuaikan dengan agenda nasional. Informasi resmi akan disampaikan melalui pihak sekolah,” terangnya.
Ia menyebutkan, sekitar 800 siswa SMPN 1 Muara Teweh berpotensi mengikuti UKBI dan akan dibagi dalam beberapa sesi, masing-masing diikuti 100 peserta dengan durasi ujian sekitar dua hingga tiga jam.
Selain memberikan arahan teknis, Farhan juga memotivasi siswa agar berprestasi seperti sekolah lain di Kalimantan Tengah yang pernah meraih penghargaan pelaksana UKBI terbaik nasional.
“Semoga SMPN 1 Muara Teweh bisa menorehkan prestasi serupa bahkan lebih baik. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian,” pesannya.
Kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru pendamping. (red)

