Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menyerahkan sejumlah penghargaan literasi serta satu unit mobil perpustakaan keliling pada apel gabungan ASN di Arena Terbuka Tiara Batara, Jumat, 2 Januari 2026.
Penghargaan yang diberikan mencakup berbagai kategori, mulai dari lomba konten literasi hingga apresiasi bagi pemustaka aktif. Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan sertifikat hibah naskah kuno sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Menurutnya, peningkatan budaya membaca harus menjadi perhatian bersama demi kemajuan daerah.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi menjadi dasar dalam membentuk karakter dan daya saing masyarakat,” ujarnya.
Dalam ajang Lomba Video Reels Konten Literasi, Cindy Adilla berhasil meraih juara pertama, disusul Faris Oktofelin di posisi kedua dan Ali Fahroni di posisi ketiga. Sementara pada lomba resensi buku tingkat SMP sederajat, juara pertama diraih Gusti Haeckal Faeyza dari SMPN 2 Muara Teweh.
Pemkab Barito Utara juga memberikan penghargaan kepada pemustaka aktif dari berbagai jenjang pendidikan hingga kategori umum, berdasarkan intensitas peminjaman buku selama satu tahun.
Selain itu, capaian Perpustakaan Barito Utara yang meraih peringkat kedua tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam pelestarian naskah kuno turut mendapat apresiasi. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti komitmen daerah dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mengembangkan literasi modern.
Pada kesempatan yang sama, penghargaan juga diberikan kepada masyarakat yang telah menghibahkan naskah kuno, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelestarian budaya daerah.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan satu unit mobil literasi jenis Toyota Hiace yang diberi nama MolTara (Mobil Literasi Barito Utara). Kendaraan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung akses pelajar ke perpustakaan serta meningkatkan minat baca masyarakat.
Bupati berharap kehadiran fasilitas tersebut mampu mendorong tumbuhnya budaya literasi yang lebih kuat di Barito Utara. (red)

