MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk meninggalkan perbedaan politik pasca Pemilihan Suara Ulang (PSU) dan bersatu membangun daerah. Ajakan itu disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara masa khidmat 2024–2025, di Masjid Shirathal Mustaqim, Muara Teweh, Rabu (10/12/2024).
Dalam sambutannya, Shalahuddin menyinggung dinamika politik yang sempat terjadi pada PSU lalu, termasuk adanya indikasi keberpihakan oknum perangkat daerah. Namun ia menegaskan tidak ingin larut dalam persoalan tersebut.
“Semua itu sudah berlalu. Sekarang saya sudah dipercaya memimpin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie. Saat ini waktunya bersatu dan bekerja,” tegas Shalahuddin.
Ia menekankan, fokus utama pemerintahannya adalah melanjutkan dan menyelesaikan program pembangunan, salah satunya penyelesaian tiga jembatan strategis yang dinilai penting bagi konektivitas wilayah Barito Utara.
Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal apabila pemimpin daerah masih dibebani oleh konflik dan kekecewaan masa lalu. Karena itu, ia memilih mengesampingkan urusan politik demi kepentingan masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin juga mengajak MUI Barito Utara untuk berperan aktif menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat melalui dakwah dan ceramah keagamaan, agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan benar.
Selain infrastruktur, ia turut menyinggung pembenahan layanan PDAM yang saat ini menjadi sorotan publik. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen meningkatkan kualitas air bersih secara bertahap demi kesejahteraan warga. (red)

