Muara Teweh – Konsultasi Publik II penyusunan Dokumen RPPLH Kabupaten Barito Utara kembali digelar sebagai fase penting dalam merumuskan arah kebijakan lingkungan hidup daerah. Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, membuka kegiatan mewakili Bupati H. Shalahuddin.
Dalam penyampaiannya, Hery Jhon menegaskan bahwa tantangan pembangunan kini semakin kompleks, terutama pada sektor pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus tekanan terhadap lingkungan. Ia menyebut dokumen RPPLH sebagai instrumen vital untuk menjawab masalah tersebut.
“Kita tidak bisa lagi menjalankan pembangunan tanpa memperhatikan kemampuan lingkungan. RPPLH adalah komitmen jangka panjang agar Barito Utara tetap memiliki kualitas ruang hidup yang aman bagi generasi mendatang,” tegasnya di hadapan peserta.
Ia juga menyoroti ancaman nyata seperti perubahan iklim, penurunan kualitas udara, hingga meningkatnya volume limbah. Menurutnya, konsultasi publik menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk memberi masukan sehingga dokumen yang disusun lebih komprehensif dan dapat diterapkan secara nyata.
Hery Jhon turut memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara dan tim penyusun dari ULM yang telah bekerja maksimal menyiapkan materi paparan akhir RPPLH. (red)

