Muara Teweh – Transformasi digital menjadi sorotan utama dalam pertemuan BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh bersama sejumlah badan usaha pada Gathering Badan Usaha Patuh Program JKN 2025 yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Senin (20/10/2025).
Dalam forum tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Achmad Zainuddin, memaparkan perkembangan layanan digital seperti aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (EDABU). Platform ini disebut mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mulai dari mutasi pekerja hingga pengecekan status kepesertaan.
Seiring meningkatnya penggunaan layanan digital, kepesertaan JKN di wilayah Barito Raya tercatat semakin berkembang. Total 67.851 peserta dari 756 badan usaha kini aktif terdaftar. Zainuddin menegaskan, kepatuhan dunia usaha menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program JKN yang telah berjalan lebih dari satu dekade dan melindungi lebih dari 270 juta penduduk Indonesia.
Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Dinas Nakertranskop UMKM Barito Utara HM Mastur itu juga menjadi momentum pemberian penghargaan bagi perusahaan yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban pendaftaran pekerja dan pembayaran iuran secara rutin.
Di akhir kegiatan, BPJS Kesehatan mengajak seluruh pelaku usaha memperkuat kolaborasi dan terus memanfaatkan layanan digital guna menciptakan sistem jaminan kesehatan yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di kawasan Barito Utara. (red)

