SUKAMARA – Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., menghadiri acara Doa Bersama dan Syukuran untuk Sukamara Berkah Tahun 2026 yang digelar di Taman Permata Sukma, Kamis (malam), pukul 19.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukamara ke-24.
Acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur pimpinan DPRD, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, Panitia Pendiri Kabupaten Sukamara, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, camat, lurah, kepala desa, pimpinan BUMN dan BUMD, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Masduki menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna tersebut. Menurutnya, doa bersama dan dzikir bukan hanya menjadi bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menumbuhkan optimisme, serta mempererat persatuan masyarakat dalam membangun daerah.
“Melalui doa dan kebersamaan, kita memohon keberkahan serta kekuatan untuk terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah yang kita cintai. Mari kita bergerak bersama membangun Kota Permata, Bumi Gawi Barinjam, Kabupaten Sukamara,” ujar Masduki.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga memerlukan landasan moral dan spiritual yang kuat. Karena itu, momentum doa bersama diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga persaudaraan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan Sukamara yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Masduki juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, instansi terkait, serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan sehingga berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan.
Ia berharap segala bentuk pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan untuk kemajuan Kabupaten Sukamara menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah serta mendapat balasan pahala dari Allah SWT.
Kegiatan doa bersama dan syukuran berlangsung dengan suasana religius dan penuh keakraban. Momentum tersebut sekaligus menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Sukamara yang telah memasuki usia ke-24 tahun, serta memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik. (red/ist)


