Muara Teweh – Empat pesilat muda asal Kabupaten Barito Utara kembali mencuri perhatian setelah memastikan diri melaju ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025 cabang pencak silat. Mereka sukses menyingkirkan para pesaing pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan kini bersiap mengibarkan nama daerah di panggung nasional di Depok, Jawa Barat.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi generasi muda tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pembinaan mental, disiplin, dan dukungan sekolah serta orang tua mampu menghasilkan atlet yang tangguh.
“Prestasi mereka adalah hasil perjuangan panjang. Kami sangat bangga dan tentu berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus mengasah bakat,” ucapnya ketika menghadiri pembukaan Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup 2025 di Lapangan Volly Yonif 631/Antang.
Syahmiluddin menegaskan bahwa Dinas Pendidikan akan terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar, termasuk pencak silat yang merupakan bagian dari budaya bangsa. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan fasilitas dan ruang kompetisi yang mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi.
Keempat atlet yang mewakili Barito Utara antara lain Adhitya Tauffahati Idris, Resty Safitri, dan Nur Jasmin Sya Bandiah dari SDN-9 Melayu, serta Zulvia Safitri dari SMPN-1 Muara Teweh. Mereka sebelumnya mengoleksi sederet prestasi tingkat kabupaten hingga provinsi yang mengantarkan mereka ke ajang nasional.
Dengan semangat juang dan tekad besar, kontingen Barito Utara diharapkan mampu membawa pulang prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah dalam O2SN Nasional 2025 mendatang. (red)

