Murung Raya – Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan terus diperkuat melalui sinergi berbagai instansi di Kabupaten Murung Raya. Hal ini terlihat pada kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba yang digelar Kesbangpol Mura di Aula Cahai Ondhui Tingang, Senin (29/9/2025).
Kegiatan dibuka oleh Asisten III Setda Mura, Andri Raya, mewakili Bupati Heriyus. Pemerintah menilai bahwa pengendalian narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, sehingga dibutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga kesehatan, dan komunitas anti narkoba.
Dalam kegiatan tersebut, Kesbangpol menegaskan pentingnya membangun jaringan pencegahan sejak dini. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah menjadi peserta utama, menerima pembelajaran mengenai ancaman narkoba serta peran mereka sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Para narasumber dari Satres Narkoba Polres Mura, Dinas Kesehatan, dan organisasi pemerhati narkoba memberikan pemahaman komprehensif terkait bahaya penyalahgunaan, pola penyebaran, serta cara mengenali tanda-tanda kerentanan remaja. Model sosialisasi ini diharapkan menciptakan ekosistem pencegahan yang lebih kuat di sekolah.
Pemkab Mura melihat pendidikan anti narkoba sebagai langkah strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah. Dengan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, upaya kolektif ini diharapkan mampu melahirkan pelajar yang sehat, berdaya tahan, dan siap menyongsong Murung Raya Emas Tahun 2030. (red)

