MUARA TEWEH – Festival Kuntau Bupati Cup 2025 kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya dan olahraga terbesar di Barito Utara. Bertempat di Lapangan Voli Yonif 631/Antang, kegiatan ini menarik perhatian puluhan perguruan Kuntau dan pencak silat dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.
Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan dan Perekonomian, Hery Jhon Setiawan, hadir mewakili Bupati H. Shalahuddin untuk membuka secara resmi festival yang sarat nilai budaya tersebut. Turut hadir unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Bupati melalui Hery Jhon menegaskan pentingnya penyelenggaraan festival ini sebagai upaya menjaga kelestarian seni bela diri tradisional sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet muda. “Festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter melalui nilai-nilai luhur Kuntau,” ucapnya.
Menurutnya, perpaduan unsur seni tari dan teknik bela diri pada Kuntau menjadikan olahraga ini unik dan memiliki nilai historis yang patut dijaga. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan warisan leluhur.
Selain itu, festival ini diharapkan mampu mencetak generasi atlet yang berprestasi di masa depan. Bupati menegaskan bahwa Barito Utara memiliki potensi besar dalam bidang olahraga tradisional, sehingga kegiatan seperti ini akan terus didorong agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Hery Jhon Setiawan sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian lomba. Antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir menambah semarak penyelenggaraan festival tahun ini. (red)

