Muara Teweh – Peringatan Nuzulul Quran yang digelar di rumah jabatan Bupati Barito Utara pada Jumat (6/3) berlangsung penuh kekhusyukan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan, terutama dengan mengisi sisa bulan Ramadan melalui berbagai amalan terbaik.
Acara keagamaan ini dihadiri Bupati Barito Utara H Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Drs Muhlis, unsur DPRD, serta jajaran perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat yang turut memadati lokasi kegiatan.
Dalam tausiyahnya, Ketua MUI Barito Utara, Ustadz KH Rusmadi Darasani, LC, mengingatkan pentingnya menjalankan ibadah puasa secara utuh, tidak hanya memenuhi syarat dan rukun, tetapi juga menjaga adab serta meningkatkan kualitas keimanan.
Ia menyampaikan bahwa orang yang berpuasa dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Bahkan, menurutnya, golongan tersebut termasuk orang-orang yang dirindukan oleh surga.
Memasuki pertengahan Ramadan, KH Rusmadi mengingatkan bahwa waktu yang tersisa semakin terbatas. Ia menyebutkan bahwa umat Islam kini berada di hari ke-17 Ramadan, yang berarti hanya tersisa sekitar dua pekan untuk memaksimalkan ibadah.
“Gunakan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, karena belum tentu kita akan bertemu Ramadan berikutnya,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Ia juga menekankan bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari ketentuan ajal yang tidak dapat diprediksi. Kapan pun dan di mana pun seseorang berada, kematian bisa datang tanpa bisa ditunda.
Karena itu, ia mengajak seluruh umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, seperti salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, serta mempererat hubungan sosial dengan sesama.
Menurutnya, tujuan utama bukan sekadar meraih surga, tetapi menjadi pribadi yang layak mendapatkan kerinduan dari surga itu sendiri.
Di akhir ceramah, KH Rusmadi memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi umat Islam yang menjalaninya. (red)

