Muara Teweh – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara resmi digelar di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Sabtu (7/3). Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi program sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, perwakilan Kwartir Daerah Kalimantan Tengah, jajaran pengurus Kwarcab, serta anggota Pramuka dari berbagai kwartir ranting di wilayah Barito Utara.
Ketua Kwarcab Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya Muscab tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, Muscab merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Meski sempat mengalami penundaan, pelaksanaan kegiatan ini dinilai tetap berjalan baik berkat dukungan berbagai pihak.
Lebih dari sekadar agenda lima tahunan, Syahmiludin menegaskan Muscab harus menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja, sekaligus merumuskan inovasi agar Gerakan Pramuka tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya telah digelar Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega (Muspanitra) yang menghasilkan kepengurusan Dewan Kerja Cabang periode 2026–2031, dengan Muhammad Rizki dari SMKN 1 Muara Teweh terpilih sebagai Ketua.
Dalam konteks pembinaan generasi muda, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter yang tangguh dan adaptif terhadap kemajuan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Trisatya dan Dasa Dharma.
Selain itu, kegiatan kepramukaan juga dipandang sebagai sarana efektif untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta menangkal pengaruh negatif, termasuk paham radikal di kalangan generasi muda.
Ke depan, pihaknya menekankan pentingnya program yang lebih inovatif dan menarik, khususnya bagi generasi Z dan Alpha, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam forum tersebut juga mengemuka dukungan dari sembilan kwartir ranting se-Barito Utara yang mengusulkan Hj Maya Savitri Shalahuddin untuk memimpin Kwarcab masa bakti 2026–2031.
Menutup sambutannya, Syahmiludin menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepengurusannya, sekaligus berharap Muscab X ini menjadi titik awal perbaikan dan kemajuan Gerakan Pramuka di Barito Utara. (red)

