Muara Teweh – Jemaat Gereja Anugerah Muara Teweh memulai pembangunan rumah ibadah baru melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilaksanakan di kompleks Gereja Anugerah, Jalan Rapen Raya Muara Teweh. Kegiatan berlangsung khidmat, dihadiri jemaat, tokoh gereja, serta masyarakat sekitar yang datang memberikan dukungan.
Wakil Ketua Pembangunan Gereja Anugerah, Seto, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gereja tersebut. Ia menyebut peletakan batu pertama sebagai simbol awal perjuangan dan kebersamaan seluruh jemaat dalam membangun tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung gereja dengan luas sekitar 600 meter persegi diperkirakan menelan biaya sekitar Rp4,5 miliar. Sementara pembangunan Gedung Sekretariat memerlukan dana sekitar Rp500 juta.
Pada tahun 2025, Gereja Anugerah mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Bantuan tersebut mencakup Rp455 juta untuk pembangunan gedung gereja, Rp182 juta untuk gedung sekretariat, serta Rp182 juta untuk penataan halaman. Seluruh kegiatan pembangunan tersebut kini telah mulai berjalan.
“Atas nama seluruh jemaat, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Kami berharap dukungan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujar Seno.
Pendeta Lolytha, M.Div, dalam sambutannya menegaskan bahwa peletakan batu pertama tersebut merupakan tonggak penting bagi perjalanan pelayanan Gereja Anugerah. Ia berharap proses pembangunan berjalan penuh sukacita dan menjadi sarana memperkuat iman jemaat.
Menurutnya, batu pertama yang diletakkan bukan hanya fondasi bangunan, tetapi juga simbol dasar yang kuat bagi kebersamaan dan pelayanan jemaat. Pendeta Lolytha mengajak seluruh jemaat untuk terus bersatu mendukung pembangunan melalui doa, tenaga, dan kontribusi nyata.
“Setiap batu yang diletakkan adalah wujud doa dan kerja bersama. Semoga gereja ini menjadi tempat di mana kasih Tuhan dinyatakan bagi semua orang,” ujarnya.
Prosesi peletakan batu pertama ini menjadi momentum bersejarah bagi Gereja Anugerah Muara Teweh. Dengan semangat gotong royong dan iman yang kokoh, jemaat optimistis pembangunan gereja dapat segera terwujud dan menjadi berkat bagi masyarakat luas. (red)

