Muara Teweh – Pembangunan Gedung Gereja Anugerah dan Kantor Sekretariat Majelis Pekerja Harian (MPH) Calon Jemaat GKE Anugerah di Jalan Rapen Raya Muara Teweh resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada Sabtu (25/10). Prosesi tersebut menandai langkah awal pembangunan rumah ibadah baru bagi jemaat di Kabupaten Barito Utara.
Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang dibacakan Kabag Pemerintahan Setda Barito Utara, Bahrum Poderlin Girsang, disampaikan bahwa pembangunan gereja ini merupakan bukti nyata semangat toleransi, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat Barito Utara yang selama ini hidup dalam suasana rukun.
Bupati mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga wujud penguatan iman serta komitmen untuk membangun kehidupan rohani yang lebih kokoh. Ia menyebut momen tersebut sebagai karya besar yang patut disyukuri oleh umat Kristiani.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa Barito Utara adalah daerah dengan keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Keberagaman itu, katanya, merupakan kekayaan sekaligus anugerah yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi sumber persatuan.
Pembangunan Gereja Anugerah dan Kantor Sekretariat MPH, lanjutnya, adalah bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif serta memberikan ruang bagi semua warga untuk berkontribusi. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung pembangunan rumah ibadah sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
Bupati melalui Kabag Pemerintahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Kristiani, untuk turut memberikan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat, baik panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun jemaat.
Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, jemaat Gereja Anugerah, serta jajaran Resort GKE Muara Teweh dan MPH Calon Jemaat GKE Anugerah. Pembangunan ini diharapkan menjadi langkah besar dalam memperkuat kehidupan beragama dan keharmonisan di Barito Utara. (red)

