Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mengebut berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, seluruh kesiapan teknis kembali dievaluasi di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (28/10/2025).
Dalam rapat tersebut, Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa terdapat 14 venue utama yang akan digunakan untuk berbagai cabang lomba MTQH. Beberapa di antaranya mencakup Gedung MTsN, Aula SMAN 1 Muara Teweh, serta Balai Antang yang menjadi salah satu lokasi sentral kegiatan.
Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, proyek pembangunan di Balai Antang dihentikan sementara. “Semua pekerjaan fisik di Balai Antang kami hentikan dulu agar fokus pada persiapan MTQH ke-33. Setelah acara selesai, pengerjaan akan dilanjutkan kembali,” ujar Shalahuddin.
Ia menegaskan persiapan interior dan perlengkapan setiap venue telah melalui tahap workshop dan finalisasi. Mulai dari dekorasi, pemasangan karpet, panggung utama, meja, hingga sistem tata suara ditargetkan rampung maksimal H-3 sebelum acara pembukaan.
Akomodasi untuk dewan hakim dan peserta juga telah disiapkan dengan memanfaatkan sejumlah hotel di kawasan Muara Teweh. Sementara itu, kondisi akses jalan, penerangan, hingga area parkir dipastikan siap digunakan selama kegiatan berlangsung.
Untuk panggung utama, panitia menjadwalkan pemasangan properti, lighting, dan sound system pada 30 Oktober–10 November 2025 di Arena Tiara Batara yang mampu menampung sekitar 8.000 orang. Selain itu, halaman Pemda juga menjadi lokasi pendukung dengan pemasangan videotron LED dan penyesuaian area bagi pelaku UMKM.
Sebagai rangkaian hiburan religi, panitia turut merencanakan acara “Barito Utara Bershalawat” dengan harapan dapat menghadirkan Habib Syeh. Tim utusan telah berangkat ke Solo dan masih menunggu konfirmasi.
“Kami berharap dalam dua hari sudah ada jawaban dari pihak beliau. Jika terwujud, acara ini akan menjadi penutup bernuansa religi setelah rangkaian utama MTQH,” ungkap Bupati Shalahuddin.
Dengan rangkaian persiapan yang hampir final, panitia optimistis pelaksanaan MTQH XXXIII di Muara Teweh akan berlangsung meriah, tertib, dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh kafilah dan masyarakat. (red)

