Muara Teweh – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Barito Utara menggelar Talkshow Kebangsaan 2025 sebagai langkah memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Kegiatan bertema “Menjalin Komunikasi, Mencegah Disintegrasi” ini dilaksanakan di Aula Hagia Sophia STIE Muara Teweh dan diikuti ratusan peserta dari berbagai latar belakang.
Peserta talkshow berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan paguyuban etnis yang ada di Muara Teweh. Beragam unsur dihadirkan sebagai narasumber, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, akademisi, hingga tokoh pemuda, sehingga diskusi berlangsung dinamis dan komprehensif.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Barito Utara, Rayadi, menyampaikan bahwa kemajemukan merupakan modal sosial yang sangat berharga. Menurutnya, perbedaan harus dikelola melalui komunikasi yang sehat agar tidak berkembang menjadi potensi konflik.
Ia juga menekankan peran strategis generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama dengan bersikap kritis terhadap informasi yang beredar. Hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dinilai menjadi ancaman serius jika tidak disikapi secara bijak.
Sementara itu, Ketua Panitia Talkshow Kebangsaan 2025, Esdi Pangganti, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang dialog terbuka yang mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan. Selain diskusi, acara juga diisi dengan berbagai kegiatan interaktif yang bertujuan meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta. (red)


