Muara Teweh – Sebanyak 113 jamaah calon haji asal Kabupaten Barito Utara mengikuti bimbingan manasik haji terintegrasi 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Mochamad Ikhsan, menegaskan bahwa kesiapan jamaah tidak hanya mencakup fisik, tetapi juga mental dan pengetahuan terkait pelaksanaan ibadah haji.
Menurutnya, pembekalan melalui manasik menjadi langkah penting agar seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan benar, sehingga berpeluang meraih haji yang mabrur dan maqbul.
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Haji dan Umrah setempat atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Manasik dinilai menjadi sarana efektif bagi jamaah untuk memahami tahapan ibadah sebelum keberangkatan.
Dalam arahannya, Bupati menekankan lima hal penting yang harus dijaga oleh jamaah, yakni tertib dalam beribadah, menjaga kesehatan, mengatur pola makan dan minum, cukup beristirahat, serta memperhatikan barang bawaan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Barito Utara, Alpiansah, menyampaikan bahwa para jamaah tergabung dalam Kloter 7 Gelombang I Embarkasi Banjarmasin dengan tujuan awal ke Madinah Al-Munawwarah.
Ia menambahkan, seluruh jamaah telah mendapatkan pembekalan secara menyeluruh, sehingga diharapkan perjalanan ibadah dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan tuntunan yang berlaku. (red)

