PALANGKA RAYA –Untuk membantu menjaga kesehatan warga di tengah ancaman kabut asap, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan membagikan masker dan suplemen secara gratis. Sebanyak 5.000 masker serta 5.000 paket suplemen susu diberikan kepada masyarakat yang melintas di Jalan Diponegoro, Palangka Raya, Rabu (7/10/2026).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, bantuan logistik kesehatan ini menjadi bentuk kepedulian dalam melindungi masyarakat. Terlebih, di tengah paparan kabut asap, warga diimbau tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.
“Untuk hari ini, kami membagikan 5.000 masker dan 5.000 paket susu kepada masyarakat yang melintas di Jalan Diponegoro. Ke depan, pembagian ini akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik lainnya,” ungkapnya.
Pemilihan susu sebagai suplemen, kata Riduan, menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran masyarakat. Terutama bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di luar ruangan dan menghadapi kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
“Pemberian susu ini diharapkan dapat menjadi suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan paru-paru. Vitamin dan susu sama-sama penting untuk membantu mempertahankan stamina masyarakat,” jelasnya.
Keluhan mata pedih akibat kabut asap menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Riduan mengimbau masyarakat tidak melakukan pengobatan sendiri dengan menggunakan obat tetes mata tanpa rekomendasi medis. Warga yang mengalami mata merah, gatal, maupun iritasi diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.
Riduan mengingatkan warga agar tidak menggunakan obat tetes mata secara sembarangan. Sebab, penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi medis. Warga yang mengalami mata merah atau gatal diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan.
Menghadapi kondisi kabut asap, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan mengenakan masker saat bepergian. Jika muncul keluhan seperti batuk dan pilek, warga diimbau segera berobat ke puskesmas.
Sebagai langkah antisipasi, Pemko Palangka Raya telah menyiagakan 47 ruang oksigen di fasilitas kesehatan untuk melayani warga yang membutuhkan penanganan darurat. Zal


