Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari IPDN Jatinangor, Senin (27/10/2025). Rakor tersebut digelar bersama Sekda dan Kepala Bappeda dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Pertemuan nasional ini juga diikuti sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan Kejaksaan Agung, BPS RI, Bulog, TNI, dan Satgas Pangan Polri. Selain membahas perkembangan inflasi nasional, rakor dirangkaikan dengan arahan tentang program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap realisasi program dua juta rumah.
Dalam paparannya, Mendagri Tito menyampaikan bahwa inflasi nasional berada pada angka 2,65 persen, dengan kenaikan harga emas menjadi salah satu penyumbang terbesar. Ia menegaskan pentingnya langkah aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memperkuat daya beli masyarakat melalui sinergi lintas sektor.
Dari Barito Utara, Bupati H. Shalahuddin mengikuti rakor didampingi Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum H. Ardian serta Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Arson dari Aula Setda Muara Teweh. Sementara Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis, hadir langsung di Jatinangor.
Usai rakor, Bupati Shalahuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi melalui koordinasi intensif bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menyatakan dukungan terhadap program strategis pemerintah pusat dalam penguatan koperasi desa serta percepatan pembangunan rumah bagi masyarakat.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga stabilitas harga, dan mendorong kesejahteraan masyarakat Barito Utara. (red)

