Muara Teweh – Komandan Kodim 1013/Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Barito Utara. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Launching 1.061 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Sabtu (15/5/2026).
Menurut Dandim, program KDMP merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa dengan memotong rantai distribusi yang merugikan petani, menstabilkan harga hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Program KDMP ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Letkol Inf Nurwahid menegaskan, Kodim 1013/Muara Teweh siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program tersebut, tidak hanya pada tahap peluncuran tetapi juga dalam proses pengembangan dan pengawasannya di lapangan.
Ia menyebutkan, wilayah Kabupaten Barito Utara menargetkan pembangunan 96 titik KDMP yang tersebar di 10 kelurahan dan 93 desa. Hingga pertengahan Mei 2026, progres pembangunan telah mencapai 32 titik dan ditargetkan rampung pada Juli mendatang.
Sementara itu, mewakili Bupati Barito Utara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eveready Noor, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan KDMP sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, koperasi desa menjadi peluang besar untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat pedesaan.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar koperasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, Agus Siswadi, berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dapat mempercepat pengembangan koperasi desa sehingga benar-benar menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Desa Trahean. (red)


