BUNTOK – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Selatan resmi meluncurkan Expo Ketahanan Pangan yang digelar di Lapangan Iring Witu, Buntok, pada 19–21 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk menampilkan inovasi dan produk di bidang pertanian, perkebunan, serta peternakan.
Kepala Dinas Pertanian Barito Selatan, Ida Safitri, SP, MM, menjelaskan bahwa expo ini dirancang sebagai forum bisnis yang efektif bagi para pemangku kepentingan ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan potensi ketahanan pangan di Barito Selatan.
“Expo ini sekaligus menjadi wadah berbagi pemikiran dan gagasan untuk membangun sistem ketahanan pangan yang kuat di Barito Selatan. Dengan tanah yang subur serta potensi sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, daerah kita memiliki peluang besar untuk mewujudkan kemandirian pangan,” jelas Ida Safitri, Selasa (19/8/2025).
Ia menambahkan, ketahanan pangan merupakan sistem yang melibatkan ketersediaan, distribusi, dan konsumsi yang harus berjalan selaras dengan dukungan sarana prasarana serta peran aktif seluruh stakeholder. “Berbagai upaya ini diharapkan dapat menstimulasi aktivitas usaha masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Dalam pameran tersebut ditampilkan beragam produk, mulai dari hasil pendampingan Usaha Kecil Menengah (UKM), produk pertanian lokal, hingga media edukasi seperti buku dan foto kebencanaan. Expo juga menghadirkan logistik pendukung yang berkaitan dengan sistem ketahanan pangan.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi, khususnya di sektor pertanian. Melalui expo ini ditargetkan terjalin kerja sama bisnis antara pelaku usaha di subsistem hulu (ketersediaan), subsistem medium (distribusi), hingga subsistem hilir (pemasaran/konsumsi), serta penyedia sarana-prasarana penunjang. (nur)

