KASONGAN –
Puluhan barang terlarang ditemukan saat pelaksanaan razia mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini dilakukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari barang terlarang dan praktik-praktik ilegal.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh dengan menyasar kamar hunian blok A, B, dan C. Sebanyak 21 kamar digeledah secara detail oleh petugas.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar barang-barang di dalam kamar, tetapi juga dilakukan penggeledahan badan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan puluhan unit handphone, uang tunai puluhan juta rupiah, charger, terminal rakitan, senjata tajam rakitan, serta sejumlah gelas dan piring berbahan kaca yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. Tidak ada toleransi terhadap peredaran barang-barang terlarang di dalam lapas maupun rutan,” tegas Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, Rabu (20/8/2025).
Seluruh barang hasil temuan tersebut diamankan untuk dibuatkan berita acara. Khusus untuk uang tunai yang telah dicatat secara rinci pada saat penggeledahan, dan untuk nominal yang melebihi ketentuan akan dikembalikan kepada pihak keluarga WBP. Sementara itu, handphone dan barang terlarang lainnya akan dilakukan pemusnahan.
“Kami ingin memberikan pesan tegas bahwa tidak ada ruang bagi praktik penyalahgunaan barang terlarang di lingkungan Pemasyarakatan. Razia ini juga bagian dari upaya meningkatkan disiplin WBP maupun petugas,” ujarnya.

Kakanwil I Putu Murdiana menegaskan, kegiatan razia ini merupakan bagian dari komitmen Ditjenpas dalam menciptakan Lapas yang bersih dari barang terlarang. “Seluruh barang hasil razia langsung diamankan dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya
Razia ini juga sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, serta memastikan pembinaan berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan. Zal

