MUARA TEWEH — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Parmana Setiawan, menyambut keputusan pemerintah pusat yang menetapkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional. Ia menilai keputusan ini sudah sangat tepat dan menjadi bentuk penghormatan negara terhadap kontribusi Gus Dur dalam menjaga nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Pada Sabtu, 15 November 2025, Parmana menegaskan bahwa Gus Dur merupakan tokoh penting yang membangun landasan kuat bagi praktik demokrasi dan pluralisme di Indonesia. Ia menyebut sosok tersebut sebagai figur yang tidak hanya memperjuangkan toleransi, tetapi juga memberikan ruang bagi semua golongan untuk dihargai secara setara.
“Gus Dur telah lama menunjukkan komitmennya terhadap hak-hak minoritas dan kebebasan berekspresi. Pemikirannya jauh melampaui zamannya dan memberikan pengaruh besar hingga saat ini,” ujar politisi PKB itu.
Ia menjelaskan bahwa warisan pemikiran Gus Dur tidak berhenti di periode kepemimpinannya sebagai presiden, tetapi terus hidup melalui semangat perdamaian dan pendidikan Islam yang ia kembangkan. Menurut Parmana, pengabdian Gus Dur terhadap kemanusiaan membuatnya dijuluki sebagai “bapak pluralisme” oleh banyak kalangan.
Lebih jauh, Parmana melihat bahwa proses panjang menuju penganugerahan gelar ini menunjukkan adanya penilaian yang komprehensif dan mendalam dari pemerintah. Ia berharap penghargaan ini dapat memperkuat semangat kebangsaan dan menjadi inspirasi khususnya bagi generasi muda.
“Gelar pahlawan nasional untuk Gus Dur bukan sekadar simbolis, tetapi pengakuan atas jejak perjuangannya yang sangat besar bagi bangsa,” tutup Parmana. (red)

