Muara Teweh – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara menegaskan pentingnya pembumian nilai-nilai Pancasila sebagai langkah strategis menghadapi berbagai anomali sosial yang berkembang di masyarakat, mulai dari penyalahgunaan narkoba, tingginya angka perceraian hingga kasus kekerasan.
Kepala Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengatakan berbagai persoalan sosial tersebut memerlukan penanganan bersama melalui sinergi seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing.
Menurutnya, Kesbangpol memiliki peran dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga nilai-nilai persatuan serta memastikan setiap program pembangunan tetap berlandaskan Pancasila dan kearifan lokal.
“Pembumian Pancasila saat ini lebih efektif dilakukan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, pelayanan publik, serta kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, bukan hanya sebatas teori,” kata Rayadi, Selasa (2/6/2026).
Ia menambahkan, berbagai program seperti pembinaan Paskibraka, dukungan kepada FKUB, FPK dan FKDM, hingga penguatan wawasan kebangsaan terus dilakukan sebagai upaya memperkuat karakter masyarakat dan menjaga kondusivitas daerah.
Rayadi juga menyambut positif rencana SMA Negeri 4 Muara Teweh yang akan mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Kebangsaan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh konkret dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.
“Semangat kebangsaan harus terus ditanamkan agar generasi muda memiliki karakter kuat, mencintai tanah air, dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan,” pungkasnya. (red)


