Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Merak Simpang Anem, Muara Teweh. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak.
Dalam keterangannya, Bupati H. Shalahuddin menjelaskan bahwa bantuan yang diterima korban tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga dari pemerintah pusat sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk korban yang rumahnya terbakar, masing-masing menerima bantuan uang tunai rata-rata sebesar Rp28 juta.
“Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran dan bencana alam. Rata-rata korban menerima bantuan sebesar Rp28 juta sesuai ketentuan,” ujar Bupati didampingi Sekretaris Daerah Muhlis dan sejumlah kepala OPD.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa untuk rumah kos atau ruko memang tidak diatur dalam ketentuan penerima bantuan dari pemerintah, karena bantuan difokuskan kepada pemilik rumah. Namun, sebagai bentuk kepedulian, ia bersama keluarga turut memberikan bantuan tambahan secara pribadi.
“Walaupun tidak diatur dalam ketentuan, secara pribadi dan keluarga kami tetap membantu warga terdampak. Masing-masing kami berikan Rp25 juta kepada tiga orang. Sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp53 juta,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Bupati menyebut indikasi sementara berasal dari arus pendek listrik, ditambah adanya warga yang menyimpan bahan bakar minyak (BBM) meskipun dalam jumlah kecil. Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan memastikan kondisi dapur dan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek kondisi listrik dan dapur, serta tidak menyimpan BBM di dalam rumah karena berisiko tinggi,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta pihak PLN untuk melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan listrik yang sudah tua, termasuk tiang dan instalasi pendukung lainnya, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, telah melakukan penanganan awal serta penyaluran bantuan kepada para korban. Jika ke depan masih terdapat kebutuhan tambahan, pemerintah daerah akan mengupayakan bantuan lanjutan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. (red)

