Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara segera menetapkan lima pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka yang digelar pada Agustus–September 2025. Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, memastikan proses pelantikan tinggal menunggu waktu.
Dari tujuh jabatan yang melalui tahapan evaluasi, lima di antaranya sudah memenuhi seluruh syarat dan direkomendasikan untuk dilantik. Dua posisi lainnya masih ditunda karena memerlukan pendalaman internal serta kelengkapan administrasi tambahan.
Salah satu jabatan yang belum bisa dilantik adalah posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Menurut Bupati, penundaan dilakukan agar penetapan pejabat betul-betul sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Shalahuddin menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan oleh panitia seleksi. Ia menilai pejabat yang lolos merupakan individu yang memiliki kompetensi dan rekam jejak baik, sehingga diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, ingin menempatkan aparatur sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi. “Tantangan kerja semakin besar. Pejabat yang nantinya dilantik harus langsung bergerak cepat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Tujuh formasi yang dibuka dalam seleksi terbuka tahun ini meliputi posisi Asisten II Sekda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Perkimtan, Sekretaris DPRD, Kepala Dukcapil, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala BPKA. Tiga kandidat terbaik untuk tiap posisi telah ditetapkan melalui pengumuman panitia seleksi pada 16 Oktober 2025.
Dari hasil penelusuran, dua nama yang disebut kuat menempati jabatan strategis adalah Bahrum P Girsang untuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Ismael Marzuki untuk Kepala BPKA. Keduanya dikenal memiliki pengalaman birokrasi yang dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah.
Bupati menambahkan bahwa rotasi dan promosi pejabat bukan sekadar pergantian struktural, tetapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelantikan pejabat baru ini, ia berharap percepatan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal. (red)

