Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melaksanakan pengambilan sampel beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Tengah, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan mutu dan keamanan pangan sekaligus proses verifikasi penerbitan izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri (PSAT-PD).
Tim OKKPD yang terdiri dari pengawas mutu dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan inspeksi langsung ke Gudang Perum BULOG Divre Kalteng di Jalan Tjilik Riwut Km 7, Palangka Raya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana menyampaikan bahwa komoditas tanaman pangan dan hortikultura merupakan sektor strategis yang memerlukan pendampingan serta pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan distributor sangat diperlukan untuk memastikan kualitas serta keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat tetap terjaga.
“Beras sebagai komoditas pangan strategis harus memiliki jaminan mutu yang jelas, sehingga masyarakat mendapatkan beras yang memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rendy.
Ia menambahkan bahwa pengawasan pangan menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program hilirisasi hasil pertanian. Pengawasan tersebut juga merupakan bagian dari tugas fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP).
Melalui kolaborasi pengawasan bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah berharap produksi beras di daerah dapat memenuhi kebutuhan pasokan sekaligus memenuhi standar kualitas beras SPHP.
Sementara itu, perwakilan manajemen Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Tengah, Putra, menyatakan pihaknya menyambut baik kegiatan pengawasan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas pangan yang disalurkan kepada masyarakat.
“Kami mendukung kegiatan pengawasan mutu ini untuk memastikan beras SPHP yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keamanan pangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa BULOG terus berupaya menjaga kualitas beras mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi kepada masyarakat.
Pengambilan sampel beras dilakukan oleh tim teknis Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah yang didampingi tim OKKPD dari Dinas Ketahanan Pangan serta disaksikan pihak pengelola gudang BULOG.
Selanjutnya, sampel beras tersebut akan diuji di laboratorium yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), yakni di PT Eurofins Angler Biochemlabs Surabaya.
Melalui pengawasan dan pengujian mutu tersebut, diharapkan beras SPHP yang beredar di wilayah Kalimantan Tengah benar-benar memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah bersama Perum BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras bagi masyarakat. (red/mmckalteng)


