Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan komitmennya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka dan dapat diakses publik. Hal ini disampaikan Bupati H. Shalahuddin melalui Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, saat membuka Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik bagi seluruh perangkat daerah dan PPID Pelaksana di Balai Antang Muara Teweh, Senin (3/11).
Sosialisasi yang diselenggarakan Diskominfosandi Barito Utara bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah tersebut menghadirkan Komisioner KI Kalteng, Katriana, serta Kabid Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kalteng, Erwindy, S.STP., M.Si. Para kepala perangkat daerah, camat, unsur Forkopimda, serta insan media turut menghadiri kegiatan ini.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Bupati menekankan bahwa keterbukaan informasi adalah pilar penting dalam pemerintahan yang modern serta menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Ia meminta agar seluruh OPD menanamkan budaya transparansi dalam setiap proses pelayanan dan pengelolaan informasi.
“Keterbukaan informasi harus menjadi standar dalam menjalankan pelayanan publik. Pemerintah daerah tidak boleh menutup diri, karena transparansi adalah jalan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Sekda Muhlis.
Ia juga menyoroti kondisi Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Barito Utara yang masih berada pada kategori belum informatif. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian serius semua perangkat daerah agar ke depan kualitas pelayanan informasi dapat meningkat signifikan.
“Target kita bukan hanya memperbaiki nilai IKIP, tetapi menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya kerja yang konsisten,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo dan Komisi Informasi Kalteng atas pelaksanaan kegiatan tersebut, sekaligus mengharapkan seluruh peserta dapat menerapkan hasil sosialisasi dalam tugas masing-masing.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas pengelolaan informasi publik di setiap OPD, sehingga Barito Utara dapat bergerak menuju pemerintahan yang lebih terbuka, partisipatif, dan dapat dipercaya masyarakat. (red)

