Muara Teweh – Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, menegaskan Pemerintah Kabupaten Barito Utara tetap berkomitmen menjalankan pembangunan dan pelayanan masyarakat meski menghadapi pengurangan anggaran yang cukup besar dari pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Muhlis saat acara ramah tamah penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara yang baru, R Firmansyah, di Aula Kejaksaan Negeri Barito Utara, Jumat (8/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Muhlis menyampaikan salam dan ucapan selamat datang dari Bupati Barito Utara yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah. Ia berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus terjalin kuat dalam mendukung pembangunan daerah.
Muhlis mengungkapkan daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal akibat menurunnya sektor pertambangan serta pemangkasan transfer dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp1,2 triliun. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat jalannya program pembangunan karena APBD Barito Utara tetap terjaga melalui dukungan dana titipan pemerintah pusat (TDF) yang menjadi hak daerah.
“Alhamdulillah, APBD kita masih relatif stabil sehingga program-program yang telah direncanakan Bupati dan Wakil Bupati dapat terus berjalan dan terakomodir,” ujarnya.
Menurut Muhlis, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelayanan masyarakat dan pelaksanaan program strategis di berbagai sektor, mulai dari pembangunan desa, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, olahraga hingga dukungan terhadap program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat.
Dengan wilayah yang terdiri dari 9 kecamatan, 93 desa, dan 10 kelurahan, Pemkab Barito Utara, kata Muhlis, terus berupaya memastikan pembangunan berlangsung merata serta pelayanan publik tetap optimal bagi seluruh masyarakat.
“Meski ada tantangan anggaran, komitmen pemerintah daerah tidak berubah. Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” tegasnya. (red)


