PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan kapasitas pengelola koperasi dan pengembangan wirausaha muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Manajemen dan Pengembangan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pelatihan Generasi Z Go Entrepreneur bertema Membangun UMKM Kreatif dan Sukses di Era Digital.
Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane, secara resmi membuka kedua kegiatan tersebut di Gedung Pertemuan Umum (GPU), Senin (19/10/2026). Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada penguatan tata kelola koperasi dan peningkatan keterampilan generasi muda dalam membangun usaha berbasis teknologi digital.
Lynda menegaskan, perubahan ekonomi yang semakin dinamis menuntut pelaku usaha dan pengurus koperasi untuk terus beradaptasi. Pengelolaan koperasi tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga membutuhkan kemampuan manajemen modern yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan bekal praktis bagi peserta sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan usaha masing-masing.
Menurutnya, koperasi yang dikelola secara baik berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Sementara itu, generasi muda memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha kreatif melalui pemanfaatan teknologi dan berbagai platform pemasaran digital.
Lynda juga mendorong anak-anak muda Murung Raya agar berani menciptakan peluang usaha, berinovasi, serta mengangkat produk lokal supaya memiliki daya saing lebih luas.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Saya berharap pelatihan ini dapat memperkuat pengelolaan koperasi, mengembangkan usaha yang lebih produktif, dan melahirkan wirausaha muda yang tangguh serta mampu bersaing di era digital,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Murung Raya, Roy Cahyadi, menjelaskan bahwa pelatihan KDKMP menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan operasional koperasi desa dan kelurahan yang merupakan program nasional.
Roy mengungkapkan, pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Murung Raya telah mencapai 100 persen untuk 18 gerai yang tersebar di 10 kecamatan. Setelah pembangunan selesai, perhatian selanjutnya diarahkan pada kesiapan pengurus dan percepatan operasionalisasi gerai agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha secara optimal.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga diminta melakukan verifikasi faktual terhadap pembangunan gerai. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi penting agar koperasi mampu dikelola secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Adapun pelatihan Generasi Z Go Entrepreneur dirancang untuk membangun pola pikir kewirausahaan di kalangan anak muda. Peserta didorong agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, menghasilkan produk kreatif, serta memperluas jangkauan pemasaran melalui media dan platform digital.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah pihak terkait.
Melalui kedua pelatihan ini, Pemkab Murung Raya berharap koperasi semakin siap beroperasi dengan tata kelola yang profesional, UMKM lokal semakin berkembang, dan generasi muda mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif yang mandiri.
Sinergi antara koperasi, UMKM, dan wirausaha muda diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang ekonomi, memperkuat daya saing produk lokal, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Murung Raya. (red)


