MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka kegiatan seleksi tes kesehatan dan parade calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (1/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi SM, yang mewakili Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis. Seleksi ini menjadi salah satu tahapan awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Dalam sambutan tertulis Sekda Barito Utara yang dibacakan Rayadi, disampaikan bahwa seleksi Paskibraka tidak hanya bertujuan memilih petugas pengibar bendera, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Menurutnya, setiap peserta harus mempersiapkan diri secara fisik maupun mental karena selama proses seleksi hingga pendidikan dan pelatihan akan menghadapi pola pembinaan yang menuntut kedisiplinan, ketelitian, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Proses latihan yang kalian jalani mungkin terasa lebih serius, lebih disiplin, bahkan terkadang menegangkan. Namun semua itu merupakan bagian dari pembentukan jati diri, karakter, dan kepribadian sebagai generasi muda bangsa,” ujar Rayadi saat membacakan sambutan Sekda Muhlis.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi didampingi oleh pelatih yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya masing-masing. Karena itu, proses yang dijalankan diharapkan mampu menghasilkan calon anggota Paskibraka yang berkualitas dan siap menjalankan tugas kenegaraan dengan baik.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk tetap menjaga semangat dan sportivitas selama mengikuti seleksi. Pasalnya, tidak semua peserta dapat lolos hingga tahap akhir mengingat kuota yang tersedia sangat terbatas.
“Keikutsertaan kalian sudah menjadi pengalaman berharga. Jangan berkecil hati apabila belum berhasil, karena nilai kedisiplinan dan pembelajaran yang diperoleh selama proses ini jauh lebih penting,” katanya.
Rayadi menambahkan, saat ini pembinaan Paskibraka berada di bawah Kesbangpol sebagai bagian dari upaya memperkuat ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta karakter generasi muda. Dengan demikian, program Paskibraka tidak hanya berorientasi pada tugas pengibaran bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan calon pemimpin bangsa.
Peserta yang nantinya terpilih dan berhasil menyelesaikan pendidikan serta pelatihan akan menjadi bagian dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI), organisasi yang menaungi para alumni Paskibraka untuk terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui Purna Paskibraka Indonesia, adik-adik akan belajar kepemimpinan, organisasi, serta berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Di akhir sambutan, Sekda Muhlis melalui Kepala Kesbangpol Rayadi berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan rasa bangga karena mereka merupakan generasi muda pilihan yang diharapkan menjadi pemimpin masa depan.
Pelaksanaan tes kesehatan dan parade ini menjadi tahapan penting dalam proses seleksi calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Dengan proses yang ketat dan objektif, diharapkan lahir anggota Paskibraka yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (red)


