MUARA TEWEH – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah siap menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/4/2026) tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong wartawan memiliki standar kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional. UKW merupakan instrumen pengujian kemampuan wartawan yang dilaksanakan oleh lembaga yang diakui Dewan Pers, sedangkan OKK menjadi tahapan awal bagi wartawan yang ingin bergabung dengan organisasi PWI.
Selain memberikan pemahaman mengenai profesi kewartawanan, OKK juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang kode etik jurnalistik serta aturan dan mekanisme organisasi PWI.
Ketua PWI Barito Utara, H. Deni Hariadi, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, UKW dan OKK merupakan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas serta profesionalitas wartawan, khususnya di Barito Utara.
“Pelaksanaan UKW dan OKK ini merupakan momentum penting bagi wartawan di Barito Utara untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman terhadap profesi jurnalistik. Dengan adanya sertifikasi UKW, diharapkan wartawan semakin profesional dan mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujarnya.
Deni menjelaskan, setiap wartawan yang ingin menjadi anggota PWI wajib mengikuti dan lulus OKK serta memiliki atau sedang berproses mengikuti UKW minimal tingkat muda. Selain itu, wartawan juga harus bekerja pada perusahaan media yang berbadan hukum dan memenuhi persyaratan administrasi keanggotaan.
“Selain itu, wartawan juga harus bekerja di media yang jelas, terverifikasi atau berbadan hukum, serta memenuhi administrasi keanggotaan. Ini penting untuk menjaga marwah dan kredibilitas organisasi PWI,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan UKW dan OKK ini, PWI Kalteng berharap dapat melahirkan wartawan yang kompeten, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan di daerah. (red)


