Muara Teweh– Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Utara mulai mempersiapkan para pemenang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Tahun 2026 untuk mengikuti ajang Jagau Bawi Nyai tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 di Palangka Raya.
Kepala Disbudparpora Barito Utara, Hj. Annisa Cahyawati, mengatakan para duta pariwisata terpilih akan mendapatkan pembekalan lanjutan guna meningkatkan wawasan, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mengenai potensi wisata dan budaya daerah.
Menurutnya, proses seleksi tahun ini tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan kapasitas peserta sebagai representasi daerah. Sebelum grand final, para finalis telah mengikuti berbagai tahapan, mulai dari technical meeting, pembekalan materi, wawancara, unjuk bakat hingga orientasi lapangan ke sejumlah lokasi bersejarah dan objek wisata di Barito Utara.
Annisa menegaskan, para finalis yang terpilih nantinya akan menjadi mitra pemerintah daerah dalam mempromosikan sektor pariwisata, seni, dan budaya melalui berbagai kegiatan resmi maupun event daerah.
“Duta pariwisata memiliki peran penting sebagai wajah daerah dalam memperkenalkan potensi wisata dan budaya Barito Utara kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya usai Grand Final Putra Putri Pariwisata Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Rabu (15/4/2026) malam.
Pada pemilihan tahun ini, gelar Putra Pariwisata diraih oleh M. Ridha Nazafhi Ishfahani, sementara gelar Putri Pariwisata diraih Biangka Sachura Ramadhani. Keduanya akan menjadi wakil utama Barito Utara pada ajang Jagau Bawi Nyai Kalteng 2026.
Disbudparpora juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan terpilihnya duta pariwisata baru, diharapkan promosi potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Barito Utara semakin luas serta mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (red)


