Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya penanganan pengangguran melalui pembenahan dan validasi data ketenagakerjaan. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai program pemerintah dapat disusun secara tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Barito Utara, M. Mastur, mengatakan validitas data tenaga kerja menjadi fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah, termasuk salah satu program unggulan pemerintah daerah yang berfokus pada peningkatan kesempatan kerja.
Menurutnya, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan tenaga kerja, menyusun program pelatihan, serta merancang kebijakan yang efektif untuk menekan angka pengangguran.
Mastur mengimbau para pencari kerja yang telah memiliki kartu AK-1 dan sudah mendapatkan pekerjaan agar segera melaporkan statusnya kepada dinas terkait. Pembaruan data tersebut diperlukan agar informasi ketenagakerjaan yang dimiliki pemerintah tetap sesuai dengan kondisi aktual.
Selain itu, Disnakertranskop UKM juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah Barito Utara untuk lebih tertib dalam menyampaikan laporan tenaga kerja. Ketidakpatuhan dalam pelaporan dinilai berpotensi menimbulkan ketidaksinkronan data yang dapat memengaruhi penyusunan program ketenagakerjaan.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Ronald Aprianto menambahkan bahwa peran aktif masyarakat dan dunia usaha sangat diperlukan dalam mendukung pembaruan data. Menurutnya, keakuratan data bukan hanya menyangkut administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah sehingga berbagai program penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (red)


