Muara Teweh – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara kembali melaksanakan program restocking atau penebaran benih ikan di sejumlah perairan desa sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan meningkatkan populasi ikan di perairan umum.
Kegiatan yang berlangsung di DAM Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Rabu (13/5/2026), melibatkan jajaran DKPP bersama masyarakat setempat. Sebanyak 20 ribu benih ikan ditebar, terdiri dari 15 ribu ekor ikan betok dan 5 ribu ekor ikan gurame.
Penebaran dilakukan di tiga lokasi perairan, yakni DAM Desa Malungai, Sungai Kunen dan Danau Pengantin di Desa Rarawa, serta Sungai Buton di Desa Walur.
Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, mengatakan kegiatan restocking merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui sektor perikanan.
“Penebaran benih ikan ini bertujuan menambah populasi ikan di perairan umum sehingga ke depan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya ikan,” ujarnya di Muara Teweh, Kamis (14/5/2026).
Menurut Siswandoyo, jenis ikan yang ditebar dipilih karena sesuai dengan kondisi perairan setempat dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga untuk turut menjaga habitat perairan dan menghindari praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan.
“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga perairan agar benih ikan yang ditebar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” katanya.
Selain meningkatkan populasi ikan, program restocking juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan desa sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Dengan dukungan masyarakat, DKPP Barito Utara optimistis program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan sektor perikanan dan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.


