MURUNG RAYA – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PDI Perjuangan, Fredrich Dominggus Yoga, menegaskan bahwa dunia usaha—khususnya perusahaan tambang—perlu melihat dukungan terhadap pendidikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar kewajiban CSR. Pandangan tersebut ia sampaikan pada Senin (20/10/2025) saat menyoroti kembali pentingnya hubungan perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Yoga menilai kontribusi terhadap sektor pendidikan tidak hanya membantu peningkatan kualitas SDM, tetapi juga memperkuat kepercayaan warga. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat akan tercipta apabila perusahaan berkomitmen pada pembangunan manusia secara nyata dan berkesinambungan.
Legislator dari Dapil Murung Raya I ini mengatakan bahwa dukungan yang sudah berjalan, seperti bantuan sarana prasarana, perlu ditingkatkan ke program-program yang lebih berdampak langsung. Ia mendorong perusahaan tambang untuk memperluas perannya melalui penyediaan beasiswa, bantuan pendidikan rutin, serta pelatihan keterampilan bagi pelajar dan pemuda.
Salah satu usulan konkret yang ia tekankan adalah digitalisasi sekolah. Yoga menilai penyediaan perangkat komputer, koneksi internet, dan akses platform pembelajaran digital akan membantu menutup kesenjangan kualitas pendidikan antara desa, wilayah tambang, dan perkotaan.
“Jika perusahaan ikut aktif memperkuat pendidikan, dampaknya akan kembali ke mereka juga. Hubungan sosial menjadi lebih baik, dan kegiatan operasional pun bisa berjalan lebih lancar,” ujar Yoga.
Ia berharap perusahaan-perusahaan di Murung Raya mampu melihat pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah sekaligus kunci penting untuk keberlangsungan operasi pertambangan dalam jangka panjang. (red)

