Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) di Jakarta dengan fokus utama pada pendalaman penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta pembahasan pembentukan perusahaan daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan Universitas Respati Indonesia sebagai mitra akademik dalam memberikan materi. Kehadiran akademisi diharapkan mampu memperkuat kapasitas para legislator dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah secara komprehensif.
Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut agar anggota dewan memiliki pemahaman menyeluruh dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Bimtek ini menjadi kewajiban agar setiap anggota DPRD mampu memperdalam substansi penyusunan RPJMD dan peraturan daerah lainnya,” ujar Rumiadi.
Dari total 25 anggota DPRD Murung Raya, tercatat 23 orang hadir mengikuti kegiatan ini. Sekretaris Dewan, Andri Raya, menyampaikan bahwa dua anggota lainnya belum bisa mengikuti karena masih menunggu orientasi setelah resmi dilantik melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).
Selain akademisi, sejumlah narasumber dari Kementerian Dalam Negeri juga turut dihadirkan guna memberikan pandangan teknis. Kehadiran para pemateri ini dinilai akan memperkaya diskusi serta memberikan solusi atas tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.
Dengan adanya Bimtek ini, DPRD Murung Raya menargetkan penyusunan RPJMD ke depan dapat lebih tajam dan tepat sasaran, sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya regulasi pembentukan perusahaan daerah yang produktif. (red)

