KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas.
Pelaksanaan Musda di Aula Kantor Bapperida Kapuas pada Kamis
(12/2/2026) dibuka secara
resmi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kadisporabudpar Kabupaten Kapuas yang dihadiri sejumlah Kepala OPD Direktur RSUD Kapuas PPNI Provinsi peserta Musda serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Staf Ahli Bupati Budi Kurniawan menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap dedikasi para perawat di seluruh wilayah Kapuas.
Ia mengatakan Musda V ini dipandang sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi program kerja serta memilih kepengurusan baru yang mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
“Perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui Musda ini diharapkan PPNI semakin solid dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggotanya, ” katanya.
Musyawarah Daerah ke-V ini mengusung agenda utama penguatan struktur organisasi serta penyusunan rekomendasi kebijakan profesi sinergi antara organisasi profesi dengan perencanaan pembangunan daerah khususnya di sektor kesehatan.
Budi Kurniawan melanjutkan selain sebagai ajang pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi para tenaga perawat dari berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Kapuas untuk saling bertukar gagasan demi kemajuan pelayanan publik.
Sementara itu Ketua PPNI Kabupaten Kapuas Elpina menyampaikan apresiasi terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang telah memberikan perhatian terhadap perawat atas pelaksanaan Musda V periode 2026-2031.
Menurutnya sebagai garda terdepan perawat terkait pelayanan kesehatan memiliki peran strategis mendukung pembangunan kesehatan dari perkotaan hingga pelosok desa.
Ia menjelaskan berdasarkan data SMK PPNI berjumlah sebanyak 1.265 orang sedangkan dari jumlah tersebut masih terdapat perawat yang bertugas di RSUD puskesmas dan pustu dengan status paruh waktu sebanyak 85 orang tenaga kerja sukarela sebanyak 27 orang serta tenaga kontrak BLUD sebanyak 18 orang.
“Oleh karena itu berkaitan kegiatan Musda ini kami memohon kepada pemerintah daerah kiranya dapat memberikan perhatian yang lebih kepada para perawat peningkatan kesejahteraan penguatan kapasitas dalam kompetensi maupun perlindungan dukungan profesi harapannya dapata diangkat jadi PPPK penuh
waktu, ” ujarnya.
Dalam Musda V tersebut kembali terpilih aklamasi Elpina sebagai Ketua PPNI Kabupaten Kapuas periode 2026-2031. (Red)

