Muara Teweh – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengajak para petani mulai mengembangkan sedikitnya 10 jenis tanaman pangan sebagai pendamping padi guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berpotensi memengaruhi produksi pertanian.
Menurutnya, diversifikasi komoditas menjadi strategi penting agar petani tidak bergantung pada satu jenis tanaman, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga ketika terjadi perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu kekeringan.
“Petani perlu mulai mengembangkan berbagai tanaman pangan seperti jagung, singkong, ubi jalar, kacang-kacangan, dan komoditas lainnya. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko apabila hasil panen padi terdampak kondisi iklim,” ujar Taufik di Muara Teweh, Senin (13/4/2026).
Ketua Komisi II DPRD Barito Utara itu menilai pemerintah daerah juga perlu memperkuat pendampingan kepada petani melalui penyediaan bibit unggul, penyuluhan pertanian, serta peningkatan infrastruktur irigasi agar sektor pertanian lebih adaptif menghadapi perubahan iklim.
Ia menegaskan bahwa upaya antisipasi harus dilakukan sejak dini agar produksi pangan tetap stabil dan kesejahteraan petani tidak terganggu akibat kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
Taufik berharap kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terus diperkuat sehingga Barito Utara mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian meski menghadapi tantangan perubahan iklim. (red)


