Puruk Cahu – Pelantikan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Danum Pomolum oleh Bupati Murung Raya pada Senin (14/7) lalu menjadi sorotan publik. Momen tersebut diharapkan menjadi awal perubahan nyata terhadap permasalahan air bersih yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Murung Raya, Akhirudin, menyebut kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang harus segera ditangani secara serius oleh manajemen baru Perumda.
“Saya berharap permasalahan klasik terkait air bersih ini harus segera diatasi agar kebutuhan masyarakat, khususnya di Kota Puruk Cahu, bisa terpenuhi,” ujar Akhirudin saat diwawancarai awak media, Rabu (16/7/2025).
Politisi yang akrab disapa Bahir itu menilai, pelantikan direktur baru harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola air bersih di daerah. Menurutnya, semangat Pemerintah Daerah dalam menuntaskan persoalan ini perlu menjadi acuan bagi pimpinan Perumda untuk berinovasi dan bekerja efektif.
“Semangat pimpinan daerah harus menjadi energi baru bagi Perumda. Air bersih ini kebutuhan vital, jadi pengelolaannya harus sesuai dengan amanat undang-undang dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegasnya.
Permasalahan Klasik yang Belum Tuntas
Bahir menyoroti sejumlah masalah yang selama ini membayangi kinerja Perumda Danum Pomolum, mulai dari seringnya air mati tanpa pemberitahuan, kebocoran saluran pipa, tagihan yang tidak sesuai pemakaian, hingga keberadaan sambungan liar yang merugikan perusahaan dan pelanggan.
“Selain itu, faktor sumber daya manusia (SDM) juga menjadi tantangan tersendiri yang harus dibenahi agar pelayanan bisa maksimal,” tambahnya.
Permasalahan tersebut telah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan rutin masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan Puruk Cahu. DPRD menilai, langkah konkret dan terukur sangat dibutuhkan agar pelayanan air bersih tidak hanya membaik di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Harapan pada Kepemimpinan Baru
Dengan dilantiknya direktur baru, publik kini menaruh harapan besar terhadap perubahan di tubuh Perumda Danum Pomolum. Akhirudin mendorong agar manajemen baru segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi, penagihan, dan pelayanan pelanggan.
“Langkah awal yang sederhana tapi penting adalah memperbaiki komunikasi dengan pelanggan. Jangan sampai masyarakat dibiarkan tanpa informasi ketika air mati atau ada perbaikan jaringan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan transparansi. Dalam pandangannya, Perumda harus berani membuka ruang partisipasi publik serta melibatkan DPRD dalam pengawasan kinerja agar kebijakan dan anggaran yang digunakan benar-benar tepat sasaran.
Momentum Perubahan
Pelantikan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah dan Perumda untuk menata kembali sistem pelayanan air bersih di Murung Raya. DPRD berkomitmen akan terus mengawal proses tersebut, memastikan agar pelayanan air bersih menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami di DPRD siap memberikan dukungan kebijakan sepanjang tujuannya untuk kepentingan masyarakat banyak,” tutup Akhirudin.
Dengan tantangan yang cukup kompleks, masyarakat kini menanti langkah konkret direktur baru Perumda Danum Pomolum dalam membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar janji, melainkan komitmen nyata demi terpenuhinya kebutuhan air bersih di Kabupaten Murung Raya.Akhiruddin. (Red)

