Palangka Raya – Kegiatan panen perdana budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 42, Kecamatan Bukit Batu. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang dikembangkan oleh pihak lapas melalui sektor budidaya perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dilibatkan secara langsung dalam proses budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok, mulai dari tahap pemeliharaan hingga proses panen. Program ini diharapkan mampu memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi warga binaan setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.
Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan yang positif bagi warga binaan.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan seperti ini, para warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam memberikan keterampilan kepada warga binaan sehingga dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Hafiizh mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.
Selain panen perdana budidaya lele sistem bioflok, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peresmian LAPALKA Cafe 40 yang menjadi salah satu sarana pendukung program pembinaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Palangka Raya.
Melalui berbagai program pembinaan yang dilaksanakan, diharapkan warga binaan dapat memiliki keterampilan serta kesiapan untuk kembali beradaptasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan. Zal

