PALANGKA RAYA –Masyarakat Kota Palangka Raya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD) menyusul meningkatnya laporan kasus yang menyerang warga di permukiman di Komplek Jalan Mendawai Induk Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah penderita, baik anak-anak maupun lanjut usia (lansia), diketahui harus menjalani perawatan medis di puskesmas hingga rumah sakit.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti itu, terutama di lingkungan permukiman padat dan area dengan sanitasi yang kurang terjaga.
Menanggapi situasi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, turun langsung meninjau wilayah terdampak sekaligus menyapa warga yang tengah menjalani perawatan. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan sejak dini agar kasus tidak terus bertambah.
Riduan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal DBD, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, serta tubuh terasa lemas.
“Jika ada warga yang mengalami panas atau gejala yang mengarah ke DBD, jangan menunda pengobatan. Segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit agar dapat ditangani lebih cepat,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Bukit Hindu akan melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di wilayah Mendawai. Selain itu, fogging dan penyemprotan insektisida dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang guna menekan populasi nyamuk penyebab DBD.
Riduan juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Warga diimbau rutin menguras dan membersihkan bak mandi maupun tempat penampungan air minimal sekali sepekan, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta tidak membuang sampah sembarangan.
“Pencegahan paling efektif dimulai dari rumah masing-masing. Lingkungan bersih akan sangat membantu memutus siklus perkembangbiakan nyamuk,” tandasnya.
Dengan meningkatnya kasus yang menyerang kelompok rentan, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati, segera memeriksakan diri jika mengalami gejala, serta aktif menjaga kebersihan lingkungan guna menekan risiko penyebaran DBD. Zal


