By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Insight KalimantanInsight Kalimantan
Notification Buka lebih banyak
  • Home
  • Daerah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Eksekutif
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemprov Kalteng
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Entertainment
  • Insight
  • Ragam
Reading: Kabut Asap Semakin Mengkhawatirkan, Jarak Pandang Hanya 150 Meter
Bagikan
head insight kalimantan putih head insight kalimantan putih
  • Home
  • Daerah
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Entertainment
  • Insight
  • Ragam
Search
  • Home
  • Daerah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Eksekutif
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemprov Kalteng
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Entertainment
  • Insight
  • Ragam
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 Insight Kalimantan. All Rights Reserved.
Headline

Kabut Asap Semakin Mengkhawatirkan, Jarak Pandang Hanya 150 Meter

7 Oktober 2026
Bagikan
Bagikan

PALANGKA RAYA -Kondisi kabut asap di Kota Palangka Raya semakin memburuk. Jarak pandang di sekitar Bandara Tjilik Riwut terus mengalami penurunan sejak pagi. Hingga pengamatan terakhir pukul 12.30 WIB, jarak pandang tercatat hanya sekitar 150 meter. Kondisi ini menunjukkan pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah Palangka Raya.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra Mukti, mengatakan penurunan jarak pandang tersebut sejalan dengan tingginya konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di udara.

Baca Juga

Operasi Narkoba di Puntun, 2 Pengedar Diamankan dan 15 Orang Positif Sabu
Tagih Janji Listrik Tak Lagi Padam, Massa Geruduk PLN hingga Lempar Telur Busuk

Pada pukul 12.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Palangka Raya tercatat mencapai 2.158,400 µg/m³ dan masuk dalam kategori berbahaya.

“Nilai PM2.5 Palangka Raya sebesar 2.158,400 µg/m³ dalam kategori berbahaya pada pukul 12.00 WIB,” kata Chandra, Rabu (7/10/2026).

Sementara itu, hasil pengamatan cuaca di Bandara Tjilik Riwut sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB menunjukkan jarak pandang berada pada kisaran 150 hingga 600 meter.

Kondisi tersebut kemudian kembali memburuk pada siang hari. Pada pengamatan pukul 12.30 WIB, jarak pandang hanya tersisa 150 meter.

“Pada pengamatan terakhir pukul 12.30 WIB, jarak pandang tercatat hanya 150 meter,” ujarnya.

Chandra menjelaskan, kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh lemahnya kecepatan angin. Pada pukul 12.00 WIB, angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan hanya sekitar 2 knot.

Baca Juga

OJK: Sektor Keuangan Kalteng Tetap Tangguh di Tengah Karhutla
Miris, Ibu Rumah Tangga Ini Terlibat Peredaran Sabu, Alasannya Nekat karena Kebutuhan Hidup

Kecepatan angin yang rendah membuat kondisi atmosfer kurang mendukung penyebaran asap. Akibatnya, asap cenderung bertahan di wilayah Palangka Raya dan menyebabkan jarak pandang semakin terbatas.

Kondisi buruknya kualitas udara tersebut terjadi di tengah tingginya sebaran titik panas di wilayah Kalimantan Tengah. Berdasarkan data BMKG periode 6 Oktober 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, terdeteksi sebanyak 5.677 titik panas dengan berbagai tingkat kepercayaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 titik panas memiliki tingkat kepercayaan rendah, 5.524 titik dengan tingkat kepercayaan menengah, dan 106 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Khusus di Kota Palangka Raya, tercatat 609 titik panas, yang terdiri dari 599 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan 10 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Sebaran titik panas juga terpantau tinggi di sejumlah wilayah lain. Kapuas tercatat 906 titik, Pulang Pisau 903 titik, Kotawaringin Barat 885 titik, Katingan 687 titik, Seruyan 601 titik, dan Kotawaringin Timur sebanyak 586 titik.

Dengan jarak pandang yang kembali merosot hingga 150 meter, kabut asap kini menjadi persoalan serius bagi aktivitas masyarakat maupun keselamatan transportasi di Palangka Raya.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan, serta berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang sangat terbatas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pengguna jalan agar berhati-hati karena jarak pandang sangat terbatas,” pungkasnya. Zal

Anda mungkin juga menyukai ini

PKS Kalteng Perkuat Pembinaan Pejabat Publik Berbasis Sistem
Apes Tak Ada di Kalender, Penjual ‘Garam Cina’ Diringkus Saat Menunggu Pembeli
Apes! Bawa Enam Paket Sabu, Dua Pria Berakhir di Balik Jeruji
Tak Berkutik! 27 Paket Sabu yang Disembunyikan di Dalam Lemari Berhasil Dibongkar
Ngaku Jaksa Bisa Urus Perceraian, Sopir Taksi Online di Palangka Raya Tipu Korban Rp5 Juta
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads
Previous Article Mata Pedih Akibat Asap, Dinkes Minta Warga Tak Sembarang Gunakan Obat Tetes
Next Article Tagih Janji Listrik Tak Lagi Padam, Massa Geruduk PLN hingga Lempar Telur Busuk
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Menarik Lainnya

Headline

Dua Jasad Ditemukan Terdampar di Pantai Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

21 September 2026
Headline

Penerbangan Tertunda Akibat Kabut Asap, Buruh Konstruksi Tertahan 3 Hari di Bandara Tjilik Riwut

21 September 2026
Headline

Relawan Karhutla Kalteng Dapat Bantuan Pangan dan Jaminan Sosial

19 September 2026
Headline

Gubernur Agustiar Salurkan Bantuan Pangan untuk Mahasiswa Terdampak Karhutla

16 September 2026
Insight Kalimantan
Menyajikan berita dengan wawasan global dan mencerdaskan
Informasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Kanal
  • Daerah
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Peristiwa
  • Kalimantan
  • Nasional
  • Entertainment
  • Insight
  • Ragam
© 2026 Insight Kalimantan. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?