PALANGKARAYA – Menjelang sore, kawasan Pelabuhan Rambang di Jalan Riau, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, perlahan berubah menjadi surga kecil bagi para pencinta kuliner.
Deretan pedagang makanan dan minuman mulai membuka lapak, menyuguhkan aneka cita rasa khas daerah yang menggoda selera.
Semilir angin sungai berpadu dengan suasana alam yang asri membuat kawasan ini terasa nyaman untuk disinggahi. Akses yang mudah dijangkau menjadikan Pelabuhan Rambang sebagai pilihan favorit masyarakat untuk bersantai, melepas penat setelah beraktivitas seharian.
Aroma ikan bakar yang mengepul, berbagai aneka makanan yang tersaji hangat, hingga minuman segar berwarna-warni menjadi pemandangan sekaligus godaan bagi setiap pengunjung yang datang.
Tak heran, setiap sore kawasan ini ramai dipadati warga yang datang bersama keluarga maupun teman, menikmati hidangan sambil memandangi aliran sungai yang tenang.
Kehadiran para pedagang kuliner tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menambah daya tarik wisata Pelabuhan Rambang. Penataan kawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya dinilai berhasil menghidupkan kembali area pelabuhan sebagai ruang publik yang ramah dan produktif.
Sopia, salah satu pengunjung, mengaku betah berlama-lama menikmati suasana di kawasan wisata kuliner Pelabuhan Rambang. Menurutnya, kawasan ini menawarkan kombinasi lengkap antara pemandangan yang indah, kenyamanan, serta sajian makanan yang lezat.
“Setiap minggu saya selalu menyempatkan diri datang ke Pelabuhan Rambang untuk menikmati suasana sambil mencicipi berbagai kuliner yang tersedia,” ujar Sopia.
Pengelolaan kawasan yang semakin baik terbukti membawa dampak positif. Jumlah pengunjung terus meningkat, sekaligus memberikan harapan baru bagi para pedagang lokal yang menggantungkan penghasilan dari sektor kuliner di kawasan Pelabuhan Rambang. Zal


