MUARA TEWEH – DPRD Kabupaten Barito Utara mengapresiasi pelaksanaan Barito Utara Bertabligh yang digelar di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Jumat malam (21/8/2026).
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Al Hadi, menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting karena tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-76 Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang menghadirkan para ulama dan pendakwah dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, memperdalam nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi.
“Kegiatan seperti Barito Utara Bertabligh ini sangat baik dan patut kita apresiasi. Selain menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga mengingatkan kita untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar H Al Hadi, Sabtu (22/8/2026).
Politisi PKB tersebut mengatakan, tausiah dan pesan keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan itu dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlebih, keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Ia juga mendukung pesan Bupati Barito Utara H Shalahuddin yang menekankan pentingnya pembangunan manusia sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Menurut Al Hadi, kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kualitas mental, spiritual dan akhlak masyarakat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
“Pembangunan manusia memang harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat yang memiliki keimanan dan akhlak yang baik akan menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Barito Utara,” katanya.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Barito Utara Bertabligh dapat terus digelar secara berkelanjutan. Pelaksanaannya diharapkan melibatkan berbagai unsur masyarakat sehingga manfaat pembinaan keagamaan dapat dirasakan lebih luas.
Al Hadi juga mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan ketakwaan serta menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (red)


