PALANGKARAYA -Maraknya aksi balap liar yang belakangan meresahkan masyarakat Kota Palangka Raya akhirnya mendapat perhatian serius dari jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah.
Kapolda Kalteng, Iwan Kurniawan, meminta para remaja yang gemar kebut-kebutan di jalan umum agar beralih ke arena balap resmi demi keselamatan bersama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan para pecinta otomotif, Polda Kalteng mendukung penuh pelaksanaan Gubernur Cup Drag Race Championship yang digelar di kawasan Jalan D.I. Panjaitan, Kota Palangka Raya.
Ajang tersebut disiapkan sebagai wadah legal bagi para pembalap untuk menyalurkan hobi dan adrenalin tanpa membahayakan pengguna jalan lainnya.
Di sela memantau jalannya perlombaan, Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para remaja terkait maraknya penindakan balap liar yang dilakukan aparat dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa langkah tegas tersebut dilakukan demi menjaga ketertiban wilayah serta keselamatan masyarakat, termasuk para pelaku balap liar sendiri.
“Mohon maaf kalau kemarin banyak yang ditindak, tetapi itu untuk ketertiban wilayah kita, keamanan wilayah kita, dan juga keselamatan masyarakat kita,” ujar Kapolda saat berada di lokasi kegiatan.
Melihat tingginya antusiasme peserta dalam kompetisi drag race tersebut, pihak kepolisian berharap kegiatan resmi seperti ini mampu menjadi solusi sekaligus titik balik untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib di Kota Palangka Raya.
Kapolda juga berharap para pembalap yang mengikuti ajang resmi dapat menjadi contoh positif dan mengajak rekan-rekannya menjauhi aksi balap liar.
“Kita harapkan para peserta dan pembalap ini menjadi duta anti-balap liar,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Kalteng ingin menunjukkan bahwa Kota Palangka Raya merupakan daerah yang aman, tertib, serta mendukung kegiatan otomotif yang berlangsung secara resmi dan terorganisir.
“Selamat bertanding, semoga ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” pungkasnya. Zal


