PALANGKA RAYA –Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap seorang pemuda yang hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat pencarian, Senin (5/1/2026).
Korban diketahui bernama Johan Sandi Novaldi (26), warga Jatiwung, Banten. Ia sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam terbawa arus Sungai Kahayan pada Jumat (2/1/2026).
Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan menyisir aliran sungai hingga radius sekitar 4 kilometer dari titik kejadian awal. Sekitar pukul 10.45 WIB, petugas menerima laporan dari seorang warga yang melihat sosok tubuh manusia tersangkut di lanting milik warga.
Mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk memastikan temuan tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan korban yang selama ini dicari.
Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, mengatakan bahwa lokasi penemuan korban berada sekitar dua kilometer dari titik kejadian awal.
“Mendapat informasi dari warga mengenai keberadaan korban, kami langsung bergerak menuju lokasi sekitar ±2 kilometer dari TKM. Setelah dipastikan, benar bahwa itu merupakan target yang kita cari,” ujarnya.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke Puskesmas Sepang Kota untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA Ketut Alit Suparta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat sehingga korban dapat ditemukan,” ungkap Alit.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini meliputi Tim Rescue KPP Palangka Raya, Koramil 01/1018 Sepang, Polsek Sepang, BPBD Gunung Mas, Tagana Gunung Mas, PMI Gunung Mas, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Zal

