MUARA TEWEH – Rencana peningkatan kapasitas lima ruas jalan di Kota Muara Teweh mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Barito Utara. Program tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan infrastruktur jalan dengan pertumbuhan aktivitas masyarakat dan kendaraan di kawasan perkotaan.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, mengatakan kondisi perkembangan Kota Muara Teweh membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi yang semakin memadai. Pelebaran jalan diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian.
“Pada prinsipnya kami di DPRD mendukung program pelebaran jalan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Jalan yang lebih memadai akan berdampak positif terhadap kelancaran lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Nurul Anwar di Muara Teweh, Senin (6/7/2026).
Ia menyampaikan dukungan tersebut setelah Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (2/7/2026), sebagai bagian dari tahapan persiapan program pelebaran jalan.
Menurut Nurul, konsultasi publik memiliki peran penting karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui rencana pembangunan sekaligus menyampaikan aspirasi. Terlebih, pembangunan yang berkaitan dengan pengadaan tanah membutuhkan komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Ia meminta seluruh tahapan pengadaan tanah dilaksanakan secara transparan dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepentingan masyarakat yang lahannya terdampak juga harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan program.
“Yang terpenting adalah hak-hak masyarakat yang lahannya terdampak harus dihormati dan dipenuhi sesuai aturan. Dengan komunikasi yang baik, saya yakin program ini akan mendapat dukungan masyarakat,” katanya.
Nurul berharap tahapan pengadaan tanah dapat berjalan sesuai jadwal sehingga rencana pembangunan fisik pelebaran jalan dapat direalisasikan mulai 2027 sebagaimana yang direncanakan pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih representatif nantinya tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dalam Kota Muara Teweh.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik. Namun, dukungan tersebut tetap perlu diiringi dengan pelaksanaan setiap tahapan secara terbuka serta memperhatikan hak masyarakat terdampak.
“Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, prosesnya harus dilaksanakan dengan baik agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)


