Murung Raya – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Dapil III, Ahmad Maulana, memaparkan rangkuman hasil reses Masa Sidang III Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna ke-6 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jumat (7/11/2025).
Maulana menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi sarana penting untuk menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, masukan yang dihimpun selama berada di lapangan mencerminkan kebutuhan dasar warga di berbagai kecamatan yang masih membutuhkan perhatian serius.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah tanggung jawab moral bagi kami agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan nyata di desa-desa,” ujarnya.
Selama reses yang digelar 16–21 Oktober 2025, Maulana mencatat sejumlah isu prioritas. Masyarakat Kecamatan Permata Intan banyak menyoroti peningkatan jalan penghubung antardesa serta kebutuhan pembangunan jembatan. Sementara di Kecamatan Sumber Barito dan Sungai Babuat, warga menekankan perbaikan sarana pendidikan dan kesehatan, mulai dari pembangunan rumah dinas guru hingga peningkatan fasilitas puskesmas.
Di wilayah Seribu Riam dan Uut Murung, sektor pertanian dan perkebunan menjadi perhatian utama. Warga berharap adanya dukungan bibit unggul, pupuk, serta alat pertanian untuk memperkuat produksi lokal.
Selain itu, kebutuhan layanan dasar seperti air bersih, perluasan jaringan listrik, dan peningkatan akses telekomunikasi juga menjadi permintaan yang banyak diutarakan masyarakat di daerah terpencil.
Maulana menyebut seluruh aspirasi tersebut telah disampaikan secara resmi dalam paripurna dan menjadi bagian dari bahan penyusunan kebijakan pembangunan ke depan. “Kami harap perangkat daerah segera menindaklanjuti sesuai kewenangannya, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” tutupnya. (red)

