Murung Raya – Suasana Gedung DPRD Murung Raya, Jumat (7/11/2025), terasa lebih dinamis ketika Rapat Paripurna Ke-6 Masa Sidang III resmi dibuka. Rapat yang menghadirkan Bupati Heriyus, Ketua DPRD Rumiadi, Wakil Ketua I Dina Maulidah, serta jajaran pejabat daerah itu menjadi momentum pembahasan sejumlah agenda strategis pemerintah dan legislatif.
Ketua DPRD Rumiadi dalam pengantarnya menyebutkan empat agenda utama yang dibahas, mulai dari penyerahan Raperda APBD 2026 hingga laporan hasil reses yang dibawa anggota DPRD dari berbagai daerah pemilihan. Ia menegaskan bahwa rancangan APBD tahun depan bukan hanya soal anggaran, tetapi mencerminkan arah pembangunan Murung Raya.
“Di dalam dokumen APBD terdapat harapan masyarakat dan komitmen kita bersama untuk menghadirkan pembangunan yang merata,” ungkap Rumiadi.
Pembahasan berjalan lebih mendalam ketika Bupati Heriyus memberikan penjelasan mengenai dua Ranperda yang diajukan pemerintah daerah—yakni Raperda APBD 2026 serta Raperda pemberian insentif dan/atau kemudahan berusaha yang dinilai penting untuk mendorong iklim investasi daerah.
Menurut Heriyus, keselarasan antara eksekutif dan legislatif berperan besar dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif. “Kami percaya pembahasan ini akan memperkuat prioritas pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Dengan optimisme menuju Murung Raya Emas 2030, rapat tersebut menjadi ruang konsolidasi arah pembangunan, sembari memastikan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui hasil reses tetap menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan tahun 2026. (red)

