Palangka Raya – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan pengurus cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut digelar di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Senin (13/4/2026), sekaligus dirangkai dengan pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, perwakilan kepala daerah, jajaran perangkat daerah, serta pengurus ORADO dari berbagai tingkatan.
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar ORADO Nomor 067/SK/PB-ORADO/1/2026 tentang Penetapan Pengurus Provinsi ORADO Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 yang ditetapkan di Jakarta pada 30 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Wagub Edy Pratowo menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan ORADO di Kalimantan Tengah. Ia menegaskan bahwa organisasi olahraga memiliki peran penting tidak hanya dalam pembinaan prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh pengembangan olahraga masyarakat, termasuk domino, sebagai sarana membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berbudaya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kejurprov ini menjadi momentum strategis untuk menjaring atlet terbaik yang akan mewakili Kalimantan Tengah pada kejuaraan nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 April 2026 di Jakarta.
Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Kalimantan Tengah, Ahmad Rusdhie, menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan provinsi merupakan tindak lanjut dari mandat Pengurus Besar ORADO pasca deklarasi nasional pada Januari 2026.
“Kami telah membentuk kepengurusan di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah sebagai langkah awal membangun ekosistem olahraga domino yang terstruktur dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Perwakilan PB ORADO yang juga Ketua Bidang Humas, Henry Kurnia Adhi, menambahkan bahwa olahraga domino memiliki potensi besar dalam membentuk karakter serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Domino melatih konsentrasi, strategi, dan pengambilan keputusan. Selain itu, juga menjadi sarana mempererat persatuan serta membuka peluang ekonomi melalui industri olahraga,” jelasnya.
Melalui Kejurprov yang digelar, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan organisasi olahraga domino di Kalimantan Tengah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kepengurusan ORADO yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik, memperkuat sinergi, serta berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga dan pembangunan sumber daya manusia di daerah. (red/mmckalteng)

